Faktor teknis yang mempengaruhi jaringan wifi
- 17 June, 2010 //
- artikel, jaringan //
- 3 Comments
menurut tulisan yang saya baca, jaringan wireless atau wifi mempunyai karakteristik yang berbeda dengan jaringan kabel pada umumnya *nassa mi namanya juga wireless alias ndak pake kabel* . terdapat banyak faktor yang bisa mempengaruhi kinerjanya, secara teknis yaitu :
Panjang Gelombang (Wavelength)
Panjang Gelombang adalah jarak antara 1 ujung puncak Gelombang dengan puncak lainnya secara horizontal. Gelombang / sinyalnya adalah sinyal Sinus. Sinyal ini awalnya di mulai sebagai Sinyal AC yang di generate oleh transmitter / pemancar didalam sebuah Access Point (AP) dan dikirim ke antena, dimana di radiasikan sebagai gelombang sinus. Selama proses ini, arus mengubah medan elektromagnetik disekitar antena, sehingga antena mengirim Sinyal elektrik dan magnetik.
Frekuensi (Hz)
Frekuensi menentukan seberapa sering Sinyal terlihat /muncul. Frekuensi biasa diukur dalam besaran detik, direferensikan sebagai cycle. Beberapa fakta tentang Frekuensi
# 1 Cycle = 1 Hz
# Frekuensi tinggi memiliki jangkauan jarak lebih pendek
# Ketika sinyal muncul 1x dalam 1 detik = 1 Hz
# 10x dalam 1 detik = 10 Hz
# 1 Juta x dalam 1 detik = 1 MHz
# 1 milliar x dalam 1 detik = 1 GHz
Amplitudo
Jarak Vertikal antara satu puncak gelombang dengan gelombang lainnya adalah amplitudo. Amplitudo adalah jumlah energi yang di berikan dalam sebuah Sinyal. Orang-orang di FCC dan ETSI (European Telecommunications Standards Institute) mengatur Amplitudo yang boleh digunakan.
EIRP
EIRP adalah total energi yang di keluarkan oleh sebuah access point dan antena. Saat sebuah Access Point mengirim energinya ke antena untuk di pancarkan, sebuah kabel mungkin ada diantaranya. Beberapa pengurangan besar energi tersebut akan terjadi di dalam kabel. Untuk mengimbangi hal tersebut, sebuah antena menambahkan power / Gain, dengan demikian power bertambah. Jumlah penambahan power tersebut tergantung tipe antenayang digunakan. FCC dan ETSI mengatur besar power yang bisa dipancarkan oleh antena. EIRP inilah yang digunakan untuk memperkirakan area layanan sebuah alat wireless.
Rumus dari EIRP adalah :
EIRP = Power Output Transmitter (AP) - Cable loss + antena Gain
ok sekian dulu infonya… klo ada yang mau ditambahkan silahkan post lewat komen saja,
Incoming search terms for the article:
jaringan wifi | karakteristik sinyal wifi | faktor yang mempengaruhi gelombang | karakter sinyal wifi | karakteristik gelombang wifi | yang mempengaruhi sinyal wireless | karakteristik wireles | hal hal yang mempengaruhi sinyal wifi | mempengaruhi jarak sinyal wifi | karaktristik sinyal | Pengganggu sinyal nirkabel | rumus eirp | software pengukur jarak wifi | tentang los dalam wlan | yang mempengaruhi jangkauan wifi |
Related posts:



kayak bagus ini tempat,,,gimana caranya ya…
waw waw…:D
[Reply]
crazos Reply:
March 19th, 2010 at 8:20 pm
tempat apa ?
[Reply]
[...] tulisan saya sebelumnya sekarang saya ingin berbagi sedikit info tentang hal hal apa saja yang dapat menjadi pengganggu [...]